Minggu, 09 Oktober 2011

seekor ngengat dan kepompongnya


Ada seorang yang menemukan sebuah kepompong dari seekor ngengat raksasa. Ia membawanya pulang,supaya ia dapat melihat bagaimana caranya ngengat itu dapat keluar dari kepompongnya.
Pada suatu hari,ada sebuah lubang kecil terlihat di kepompong itu,pengamat itu mengamatinya dengan diam selama berjam-jam. Ngengat itu bergumul dengan sekuat tenaga untuk dapat mengeluarkan tubuhnya melalui lubang yang amat kecil itu.
Kemudian, kelihatanya ia berhenti setelah berusaha untuk mengeluarkan tubuhnya dari kepompong itu. Agaknya ia sudah kehabisan tenaga dan ia tidak dapat lagi melanjutkan usahanya lagi.
Orang itu merasa kasihan,dan dalam kebaikannnya,ia mengambil keputusan untuk menolong ngengat itu.
Ia mengambil sebuah gunting kecil dan membuat lubang kecil itu menjadi lebih besar,sehingga ngengat dengan mudah dapat keluar dari kepompongnya.  Namun,ia mengamati, bahwa tubuh ngengat itu bengkak dan sayap-sayapnya layu.orang itu terus memperhatikan karena iya menanti bahwa setiap saat sayap-sayapnya bakan berkembang  sehingga dapat mendukung tubuhnya yang sementara akan menjadi susut. Namun itu semua tidak terjadi! Dalam kenyataannya, ngengat yang kecil itu harus menghabiskan sisa hidupnya dengan merangkak dengan tubuh yang bengkak dan sayap-sayap yang layu. Iya sama sekali tidak mampu untuk terbang.
Orang itu dalam kebaikan nya dan ketidaksadaranya, tidak mengerti bahwa kepomppong yang serba ketat itu, telah memeksa ngengat ynag berada di dalamnya bergumul dengan sekuat tenaga, itu adalah cara tuhan untuk memaksakan agar cairan yang berada di tubuhnya mengalir kedalam sayap-sayapnya sehingga berkembang dan iya siap menggunakannya untuk dapat terbang setelah iya dapat membebaskan dirinya dari kepompong itu. Dengan meniadakan pergumulan ngengat itu,orang itu pun menghilangkan kemampuan ngengat itu untuk menjadi dewasa  dan berkembang dengan sempurna.


Pengertian: seringkali,pergumulan dan perjuangan, amat diperlukan dalam hidup kita. Bila seandainya Tuhan memperkenankan kita untuk hidup tanpa mengalangi halangan,kesukaran dan kesusahan, maka Tuhan menjadikan kita lemah, tak berdaya.
Dengan  kata lain, kita akan menjadi kat seperti yang seharusnya.

Ada seorang yang menemukan sebuah kepompong dari seekor ngengat raksasa. Ia membawanya pulang,supaya ia dapat melihat bagaimana caranya ngengat itu dapat keluar dari kepompongnya.
Pada suatu hari,ada sebuah lubang kecil terlihat di kepompong itu,pengamat itu mengamatinya dengan diam selama berjam-jam. Ngengat itu bergumul dengan sekuat tenaga untuk dapat mengeluarkan tubuhnya melalui lubang yang amat kecil itu.
Kemudian, kelihatanya ia berhenti setelah berusaha untuk mengeluarkan tubuhnya dari kepompong itu. Agaknya ia sudah kehabisan tenaga dan ia tidak dapat lagi melanjutkan usahanya lagi.
Orang itu merasa kasihan,dan dalam kebaikannnya,ia mengambil keputusan untuk menolong ngengat itu.
Ia mengambil sebuah gunting kecil dan membuat lubang kecil itu menjadi lebih besar,sehingga ngengat dengan mudah dapat keluar dari kepompongnya.  Namun,ia mengamati, bahwa tubuh ngengat itu bengkak dan sayap-sayapnya layu.orang itu terus memperhatikan karena iya menanti bahwa setiap saat sayap-sayapnya bakan berkembang  sehingga dapat mendukung tubuhnya yang sementara akan menjadi susut. Namun itu semua tidak terjadi! Dalam kenyataannya, ngengat yang kecil itu harus menghabiskan sisa hidupnya dengan merangkak dengan tubuh yang bengkak dan sayap-sayap yang layu. Iya sama sekali tidak mampu untuk terbang.
Orang itu dalam kebaikan nya dan ketidaksadaranya, tidak mengerti bahwa kepomppong yang serba ketat itu, telah memeksa ngengat ynag berada di dalamnya bergumul dengan sekuat tenaga, itu adalah cara tuhan untuk memaksakan agar cairan yang berada di tubuhnya mengalir kedalam sayap-sayapnya sehingga berkembang dan iya siap menggunakannya untuk dapat terbang setelah iya dapat membebaskan dirinya dari kepompong itu. Dengan meniadakan pergumulan ngengat itu,orang itu pun menghilangkan kemampuan ngengat itu untuk menjadi dewasa  dan berkembang dengan sempurna.


Pengertian: seringkali,pergumulan dan perjuangan, amat diperlukan dalam hidup kita. Bila seandainya Tuhan memperkenankan kita untuk hidup tanpa mengalangi halangan,kesukaran dan kesusahan, maka Tuhan menjadikan kita lemah, tak berdaya.
Dengan  kata lain, kita akan menjadi kat seperti yang seharusnya.