Senin, 07 November 2011

Hargai Apa Yang Kita Miliki

Pernahkah kalian mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.

Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.

Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.

Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.

Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:

    "It would be a blessing if each person
     could be blind and deaf for a few days
     during his grown-up live. It would make
     them see and appreciate their ability to
     experience the joy of sound".


Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.

Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!

Sekarang, coba kalian bayangkan sejenak....

......kalian menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!

Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri kalian melihat
atau mendengar apapun.

Selama beberapa hari itu kalian tidak bisa
melihat indahnya dunia, kalian tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan kalian tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!

Bagaimana kalian? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?

Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.

Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain.  Ya! Kemewahan utk orang lain!

Coba kalian renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.

Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.

Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik

Sabtu, 05 November 2011

Tercinta

ku ingin selamanya menyayangimu sampai waktunya tiba memanggilku.....
ku ingin menjadi yang terakhir bagimu dan tak ada satupun yang dapat mencegahnya....
percayalah padaku,aku akan menjagamu sampai waktu memisahkan kita.....
aku akan menunggu sampai kau benar-benar percaya dan yakin akan ketulusan hatiku padamu....
aku menunggu hatimu menyambut hatiku.....
dan akhirnya kita jalan berdua mengarungi hidup ini tanpa ada yang memisahkan....
meski ku tunggu hingga akhirnya ku tak sanggup lagi...
aku ingin memelukmu walaupun hanya untuk sekali ini saja...
itu sudah cukup bagiku untuk mengobati rasa rinduku  kepadamu....
aku ingin rasa ini abadi untuk selamanya....
karena cintaku ada untuk dirimu dan tak akan pernah sirna....
ada dalam pelukku bersatu selamanya.....

Fantasi (yang tak terlupakan)

di kala kita memantapkan niat untuk meluapkan kegundahan dan kepenatan kita setiap hari di kala kita melaksanakan rutinitas kita untuk berkuliah dan meenjalani aktifitas kita setiap hari yang penuh dengan kegalauan dan penuh dengan kejenuhan karena rutinitas yang garing mungkin yang dirasakan anak-anak...
...di awal perjalanan kita penuh dengan kesemrawutan yang aku bisa billang karena penuh sekali dengan ketidak konsistenan kita dalam individu kita sendiri di mana banyak yang tidak mau memperdulikan dalam mengurusin atau mengupayakan

Jumat, 04 November 2011

Ketakutanku(penuh imajinasi)


Di saat semuanya pergi aku termenung sendiri di kesunyian malam yang menakutkan di saat itulah pengalaman ku pertama kali menemani temanku yang sedang terbaring di rumah sakit. Ceritanya saya di suruh sama mama temanku yang sedang sakit tersebut untuk menjaganya dirumah sakit karena mamahnya sedang ada halangan dikarenakan sedang mengurus pekerjaannya yang terbengkalai karena mengurus temenku yang di rawat karena sakit diare yang tak kunjung sembuh sudah dua hari di mengalaminya.sehingga ibunya menyuruh aku sebagai temannya yang dipercaya untuk menungguinya.
Dan disaat itulah ketakutan yang selama ini aku takut-takutkan terjadi juga. Sebenarnya saya ingin sekali menolak permintaan mamahnya temenku tapi gimana lagi,di satu sisi aku takut tapi di sisi lain aku tidak enak dan kasihan sama mamahmya yang mengurusi temenku sendiri tanpa ada yang membantu. Sehinngga akhirnya aku mengiyakan juga permintaaan mamahnya walaupun di hati kecilku aku merasa berat menerima permintaan dari mamahnya tersebut karena “aku takut sendirian di rumah sakit”.
Tetapi aku  bertekat bisa menghadapi ketakutanku ini karena aku yakin tidak ada yang tidak bisa kalau aku berusaha dan yakin bisa mengatasi ketakutanku selama ini. Tak lama berselang akhirnya hari yang menakutkan itupun datang juga,aku datang ke rumah sakit pada sore hari karena mamahnya pergi ke luar kota untuk mengurus pekerjaannya yang terbengkalai pada sore hari. Aku datang ke rumah sakit dengan santainya dengan mengendarai motor kesayanganku tapi he2 dalam hatiku terasa bergetar dan rasa ketakutanku tambah memuncak sampai ke ujung kepala. Sesampainya di parkiran rumah sakit hatiku tambah galau sambil aku termenung sebentar.tak seberapa lama aku tersadar dari termenungku aku bertekat tetap menghadapi semuanya ini dengan semangat dan bertekat mengalahkan ketakutanku ini.
Dan akhirnya sambil melangkahkan kaki aku mantap menuju kamar temanku yang berada di lantai tiga tepatnya dia berada di kamar VIP karena dia termasuk anak dari keluarga yang berada dan terpandang di kotanya. Sesampainya aku di depan kamar temanku yang sakit,aku langsung membuka pintu dan di dalam kamar temanku sudah menyambutku dengan senyuman yang riang sambil berkata “selamat sore makasih sudah mau menemaniku di rumah sakit” lalu ku langsung menjawab “iya sama2 aku juga senang bisa membantu kamu sobatku” walaupun di hati masih merasa takut di rumah sakuit sendirian. Kita bercakap-cakap kesana kemari sampai tidak terasa hari sudaah larut malam dan akhirnya dia pamitan untuk tidur duluan karena badannya masih terasa tidak enak setelah mengalami diare yang tak kunjung berhenti selama kemarin ini.
Setelah temenku terlelap tidur di saat itulah hati dan pikiranku terasa kacau karena di benakku terbayang-bayang pikiran yang menakutkan dan yang membuat aku melayang membayamgkannya. Di malam itu aku terus merasa kuatir dan waswas kalau tiba-tiba di kesunyian malam aku di jumpai sesosok yang tidak aku harapkan datang. Setelah aku menunggu lama terus waspada dan waspada,karena mau tidurpun aku tidak bisa terus dan terus aku waspada sambil terus berdoa kepada Tuhan agar di malam yang sunyi dan sendirian ini aku di lindungi-Nya dan tidak ada satupun kejadian yang aku bayang selama ini aku takut-takutin. Akupun sesekali melihat keluar dan kejendela kamar apakah masih ada orang yang terjaga di malam yang sesunyi ini.sekali dua kali aku terus menengok keluar dan kejendela sampai dan aku menemukan masih ada satu dua orang yang beralu lalang lewat di depan kamar temanku menginap.
Sampai akhirnya tidak ada satu orangpun yang terlihat melintas di depan kamar temanku, di saat itulah ketakutanku menjadi-jadi di buatnya. Sampai-sampai di saat kejadian itu membuat badan dan tubuhku menjadi bergetar dan berkeringat yang tidak tertahan karena ketakutanku yang memuncak. Aku gelisah sampai-sampai akupun tidak dapat mengendalikan badanku sendiri,di saat itu juga terdengar pula suara-suara yang tidak aku ketahui dari mana asalnya terdengar suara burung malam yang melintas di atas kamar temanku membuat aku menjadi-jadi tambah takut di buatnya.
Di saat ketakutanku itu akupun masih tidak bosan terfikir sampai-sampai bisa menghayal seperti baru uji nyali.setelah berlalu detik demi detik menit demi menit dan akhirnya akupun mendengar suara ayam berkokok walaupun aku tidak tahu sumber suaranya dari mana tapi suara itupun sudah membuat hatiku menjadi lega dibuatnya. Dan sampai akhirnya mataharipun muncul perlahan-lahan dari ujung timur menambah ketenangaan hatiku yang sempat kacau dan tidak dapat aku kendalikan di buatnya. 

Perjalanan


karena Ketika malam menghampiri di bayangan dan di pikiran hidupku terasa badan jiwa ini panas beban dan perasaan yang aku pikul dalam aku mengarungi keseharian ini.pernah aku berfikir tuk sudahi semuanya ini karena sangat berat dan jenuh dengan semua lika-liku yang membuat diriku bimbang dan sering kali aku terperangkap dalam situasi yang membuat hidupku jatuh dan sangat berat untuk bangkit untuk tidak mengulang dan mengulang kesalahan yang sama.
Aku ingin lebih baik lagi dalam mengarungi hidup ini tapi apa daya kesalahan dan ketakutan kegagalan yang selalu membayang-bayangin langkah kakiku tuk bergerak,tuk mengekpresikan keinginan dalam hati ini untuk lebih baik lagi dalam bersikap sehingga kesalahan-kesalahan yang selama ini yang biasa bahkan sering aku lakukan walaupun aku tahu itu salah dan sangat merugikan buat diriku bahkan cita-cita dan masa depan yang selama ini aku inginkan dan orang-orang yang dekat dengan aku harapkan untuk diriku bisa tidak tercapai bahkan hancur tanpa sedikitpun yang tercapai dan di saat itulah aku akan menyesal dengan semua ini
Aku nggak mau penyesalan datang menghampiriku,aku ingin memperbaharui tindakan-tindakanku selama ini. Mulai sekarang aku ingin melangkah kedepan agar aku bisa tumbuh dalam kualitas hidupku dan tidak akan ada lagi terjadi kesalahan-kesalahan yang selalu menyertaiku dalam hidup ini.aku juga berterima kasih kepada orang-orang yang selalu menyertaiku dan selalu memberikan motivasi kepadaku dan tidak menjauh dari hidupku padahal aku selalu tidak mendengarkan bahkan aku mencampakan nasihat dari orang-orang yang sayang sama aku,Tetapi mereka tidak pergi bahkan mereka selalu setia senantiasa menasehatiku dan tetap menunggu aku biar aku sadar dan memperbaharui hidupku kejalan hidup yang lebih baik lagi.dan aku tidak lupa,terimakasih Tuhan yesus yang selama ini menyertaiku dan membimbing aku dalam kualitas imanku walaupun aku sudah berkali-kali tidak menurut perintahnya dan tidak melakukan apa yang Tuhan mau dalam hidupku tetapi Dia tetap senantiasa menunggu aku dan yang tidak aku habis pikir Tuhan selalu menerima kesalahan-kesalahan yang sebenarnya Tuhan sangat benci yang dilakukan umatNya.
Sekarang aku ingin melakukan yang lebih baik lagi,walaupun aku melakukan dari hal yang kecil dulu tapi itu proses pembaharuan hidupku dan aku yakin Tuhan dan orang-orang yang selalu menyayangiku mendorong dan sabar dalam aku memperbaharui hidup ini.amien

Sedikit waktu

di saat aku mencintai engkau.....ruang ku bergerak mengelilingi mu...
saat ku sayangi engkau......bayang mu mengikuti diriku....
terlalu banyak yang ingin ku katakan...namun terlalu sedikit yang terucap....
terlalu banyak yang ingin ku sampaikan ....namun terlalu sedikit waktuku bersamamu...
hingga resah selalu mengetuk ku...gundah menemani ku.....pilu pun menyertai ku.....
saat ku sadar engkau tak lagi mencintai ku.....
kau telah hilang dari genggaman,terbang bersama angin,di telan oleh waktu.....
akhirnya yang ku temui....hanya aku yang terus meratapi.....
berharap kutemukan kau lagi disela waktu yang tersisa di hidupku....

Lilin padam



Orang itu  mempunyai seorang anak putri satu-satunya. Ia amat menyayangi putrinya. Ia hidup untuk dia,seakan anak itu adalah hidupnya. Maka ketika  putrinya menderita sakit dan tidak dapat di sembuhkan oleh semua dokter yang ia dapat temukan, ia menjadi seperti orang yang kesurupan dan melakukan segala upaya untuk menyembuhkan putrinya yang tercinta itu.
Segala upayanya ternyata sia-sia dan anak itu akhirnya meninggal. Ayahnya sama sekali tidak daat menerima kenyataan. Ia menjadi seorang yang penyendiri dan penuh kepahitan, menutup dirinya dari kawan-kawnnya yang banyak. Ia menolak segala kegiatan apapun yang padat mengembalikan dirinya kepada keseimbangan jiwanya agar menjadi orang yang normal kembali. Namun,  paada suatu malam,ia bermimpi. Ia berada di surge dan sedang menyaksikan sebuah pertunjukan yang indah oleh banyak malaikat kecil. Mereka berbaris dihadapan sebuah singgasana berwarna putih. Dia pun mengamati bahwa setiap malaikat kecil itu membawa sebuah lilin. Tetapi ada satu lilin dari sebuah malaikat anak-anak itu yang tidak menyala. Kemudian ia mengenali bahwa malaikat yang lilinnnya tidak menyala itu adalah putriaya sendiri. Ia berlari menemui anaknaya dan merangkkulnaya dalam pelukannya yang amat mesra serta bertanya,”ayah sebenarnya lilin itu menyala,namun sering padam oleh air mata ayah.”
Kemudian ia terbangun. Apa yang dia ajarkan dalam mimpi itu amat jelas dan akibatnya segera mempengaruhinya. Sejak itu,ia tidak lagi menyendiri, melainkan bergaul lagi dengan bebas dan penuh sukacita bersama kawan-kawannya.lilin anak kesayangan itu tidak lagi padam karena air matanya yang sia-sia.

Perubahahan mencoba(dari kegagalan)


Malam yang gelap di penghujung jumat malam ini yang mengantarku menyambut esok yang lebih cerah kembali dari hari hari kemarin dalam hidupku..
semua telah aku lalui dan aku kalahkan hidup yang membebani dan yang membuat mimpi tidurku tidak karuan….
aku mencoba untuk berani dan berani tidak takut lagi atas kegagalan yang selalu membuat langkah kakiku berat , aku coba untuk kedepan dan mulai untuk maju…
aku tidak ingin seperti yang kemarin akibat kesalahan dan keteledoranku sendiri semua jadi berantakan impian dan cita cita yang telah lama aku rancang dan aku bangun atas hidupku ini…
kekasih hatimu ini Tuhan ingin lebih berarti dan berguna buat dirinya sendiri,teman teman dan khususnya orang tua dan keluarga yang jauh di sana yang selalu mendukung dan menemaniku dalam semua perbuatan yang aku perbuat,,

terdalam



jiwaku tertidur pada malam hari...
lelap,senyap menanti terjaga...
anginmu datang menantangku.....
menghujat kesenyapan hatiku....
arah rasaku mulai mencari.....
mencari arah kerinduan.....
kerinduan yang kaku....
yang tak mau tahu....
entah siang,entah malam....

ku teriakan rasa rinduku ini.......
yang selalu menunggu.....
membisik hingga ku tak tenang.....
ku ingin kau selalu melihatku....
walaupun gelap selalu menghalangi penglihatanmu....

meski semua cahaya meredup menuju jalanku.....
pada gelap itu aku akan menanti......
pada sunyi itu aku akan menunggu....
kerinduan pada senyummu....
penantian akan ceritamu....

kini dinding kamar jadi temanku....
dalam sepi....
dalam gelapnya hatiku....
karena ridu itu...karena cinta ini.....
karena dirimu.....
dirimu yang ada di dalam hatiku...
yang selalu aku cinta....

Minggu, 09 Oktober 2011

seekor ngengat dan kepompongnya


Ada seorang yang menemukan sebuah kepompong dari seekor ngengat raksasa. Ia membawanya pulang,supaya ia dapat melihat bagaimana caranya ngengat itu dapat keluar dari kepompongnya.
Pada suatu hari,ada sebuah lubang kecil terlihat di kepompong itu,pengamat itu mengamatinya dengan diam selama berjam-jam. Ngengat itu bergumul dengan sekuat tenaga untuk dapat mengeluarkan tubuhnya melalui lubang yang amat kecil itu.
Kemudian, kelihatanya ia berhenti setelah berusaha untuk mengeluarkan tubuhnya dari kepompong itu. Agaknya ia sudah kehabisan tenaga dan ia tidak dapat lagi melanjutkan usahanya lagi.
Orang itu merasa kasihan,dan dalam kebaikannnya,ia mengambil keputusan untuk menolong ngengat itu.
Ia mengambil sebuah gunting kecil dan membuat lubang kecil itu menjadi lebih besar,sehingga ngengat dengan mudah dapat keluar dari kepompongnya.  Namun,ia mengamati, bahwa tubuh ngengat itu bengkak dan sayap-sayapnya layu.orang itu terus memperhatikan karena iya menanti bahwa setiap saat sayap-sayapnya bakan berkembang  sehingga dapat mendukung tubuhnya yang sementara akan menjadi susut. Namun itu semua tidak terjadi! Dalam kenyataannya, ngengat yang kecil itu harus menghabiskan sisa hidupnya dengan merangkak dengan tubuh yang bengkak dan sayap-sayap yang layu. Iya sama sekali tidak mampu untuk terbang.
Orang itu dalam kebaikan nya dan ketidaksadaranya, tidak mengerti bahwa kepomppong yang serba ketat itu, telah memeksa ngengat ynag berada di dalamnya bergumul dengan sekuat tenaga, itu adalah cara tuhan untuk memaksakan agar cairan yang berada di tubuhnya mengalir kedalam sayap-sayapnya sehingga berkembang dan iya siap menggunakannya untuk dapat terbang setelah iya dapat membebaskan dirinya dari kepompong itu. Dengan meniadakan pergumulan ngengat itu,orang itu pun menghilangkan kemampuan ngengat itu untuk menjadi dewasa  dan berkembang dengan sempurna.


Pengertian: seringkali,pergumulan dan perjuangan, amat diperlukan dalam hidup kita. Bila seandainya Tuhan memperkenankan kita untuk hidup tanpa mengalangi halangan,kesukaran dan kesusahan, maka Tuhan menjadikan kita lemah, tak berdaya.
Dengan  kata lain, kita akan menjadi kat seperti yang seharusnya.

Ada seorang yang menemukan sebuah kepompong dari seekor ngengat raksasa. Ia membawanya pulang,supaya ia dapat melihat bagaimana caranya ngengat itu dapat keluar dari kepompongnya.
Pada suatu hari,ada sebuah lubang kecil terlihat di kepompong itu,pengamat itu mengamatinya dengan diam selama berjam-jam. Ngengat itu bergumul dengan sekuat tenaga untuk dapat mengeluarkan tubuhnya melalui lubang yang amat kecil itu.
Kemudian, kelihatanya ia berhenti setelah berusaha untuk mengeluarkan tubuhnya dari kepompong itu. Agaknya ia sudah kehabisan tenaga dan ia tidak dapat lagi melanjutkan usahanya lagi.
Orang itu merasa kasihan,dan dalam kebaikannnya,ia mengambil keputusan untuk menolong ngengat itu.
Ia mengambil sebuah gunting kecil dan membuat lubang kecil itu menjadi lebih besar,sehingga ngengat dengan mudah dapat keluar dari kepompongnya.  Namun,ia mengamati, bahwa tubuh ngengat itu bengkak dan sayap-sayapnya layu.orang itu terus memperhatikan karena iya menanti bahwa setiap saat sayap-sayapnya bakan berkembang  sehingga dapat mendukung tubuhnya yang sementara akan menjadi susut. Namun itu semua tidak terjadi! Dalam kenyataannya, ngengat yang kecil itu harus menghabiskan sisa hidupnya dengan merangkak dengan tubuh yang bengkak dan sayap-sayap yang layu. Iya sama sekali tidak mampu untuk terbang.
Orang itu dalam kebaikan nya dan ketidaksadaranya, tidak mengerti bahwa kepomppong yang serba ketat itu, telah memeksa ngengat ynag berada di dalamnya bergumul dengan sekuat tenaga, itu adalah cara tuhan untuk memaksakan agar cairan yang berada di tubuhnya mengalir kedalam sayap-sayapnya sehingga berkembang dan iya siap menggunakannya untuk dapat terbang setelah iya dapat membebaskan dirinya dari kepompong itu. Dengan meniadakan pergumulan ngengat itu,orang itu pun menghilangkan kemampuan ngengat itu untuk menjadi dewasa  dan berkembang dengan sempurna.


Pengertian: seringkali,pergumulan dan perjuangan, amat diperlukan dalam hidup kita. Bila seandainya Tuhan memperkenankan kita untuk hidup tanpa mengalangi halangan,kesukaran dan kesusahan, maka Tuhan menjadikan kita lemah, tak berdaya.
Dengan  kata lain, kita akan menjadi kat seperti yang seharusnya.